Akibat Makan Keripik Maicih Pedas Bagi Wanita dan Pria

Keripik Pedas Maicih

Siapa sih yang tidak suka pedas? Sepertinya itu sudah menjadi kebiasaan wajib. Tak heran jika kebiasaan makan makanan pedas sulit untuk dihilangkan. Makanan pedas seperti Cemilan Keripik Maicih bisa memberikan manfaat kesehatan tapi juga ada bahaya loh kalau dimakan secara berlebihan terutama akibat makan pedas bagi wanita. Selain menambah nafsu makan seseorang, cabai yang pedas dapat membuat tubuh sehat. Rasa pedas dan sensasi terbakar yang dihasilkan cabai disebabkan oleh konsentrasi tinggi dari bahan aktif yang disebut capsaicin.

Bagi beberapa orang, makanan pedas sangat dihindari karena bisa menyebabkan mereka mengalami gangguan pencernaan seperti diare. Tapi sebagian orang lainnya begitu tergila-gila pada makanan pedas. Mereka akan dengan senang hati melahap sajian pedas seperti keripik singkong maicih level teritinggi yaitu level 10 meski harus bersimbah peluh dan merasa panas di mulut untuk beberapa saat. Adakah manfaat di balik sajian dengan rasa pedas bagi wanita?



Secara umum memakan keripik singkong pedas memiliki manfaat sebagai berikut:

1. Memperpanjang usia

Sebuah studi di 2015 yang melibatkan setengah orang Tionghoa menemukan, mereka yang mengonsumsi makanan pedas enam kali seminggu risiko kematiannya menurun hingga 14 persen. Studi yang dilakukan selama tujuh tahun ini juga menunjukkan, makan makanan pedas dua hari dalam seminggu menurunkan risiko kematian hingga 10 persen dibandingkan mereka yang hanya mengonsumsi sajian tak pedas.

2. Menurunkan berat badan

Studi menunjukkan cabai bisa membantu mengekang keinginan makan dan mempercepat metabolisme. Dalam studi tahun 2011, peneliti dari Purdue University menemukan orang lebih mudah merasa kenyang setelah makan makanan pedas. Studi sebelumnya menunjukkan kecenderungan orang untuk makan lebih sedikit setelah makan sajian dengan banyak cabai.

3. Mengurangi sakit

Sejak lama capsaicin telah diketahui mampu melepaskan zat endorfin.

4. Efek anti-inflamasi

Thorkelson menyebut, ada data yang menunjukkan capsaicin mampu membantu mengatasi kondisi autoimun seperti rheumatoid arthritis. Dia mengatakan, penyakit semacam itu jarang dialami penduduk yang tinggal di negara yang makanannya cenderung pedas.

5. Efek antimikroba

Menurut Thorkelson, studi menunjukkan capsaicin memiliki efek antibakteri dan kemungkinan juga sedikit bersifat antifungal. Hunnes memperkuat pendapat itu dengan mengatakan cabai telah digunakan sebagai pengawet makanan di beberapa tempat.

6. Pada Pria yang Suka Makanan Pedas Cenderung Punya Kadar Testosteron Tinggi

Sebuah studi di Prancis menyebutkan pria yang suka makanan pedas memiliki testosteron lebih tinggi. Peneliti menemukan bahwa makan cabai bisa meningkatkan kadar hormon pria.

Makanan Prancis secara tradisional tidak memiliki citarasa pedas. Namun sebuah studi terbaru di sana justru mengaitkan makanan pedas dengan hormon testosteron.

Ilmuwan di University of Grenoble menerbitkan sebuah laporan studi yang menunjukkan bahwa konsumsi cabai secara rutin bisa meningkatkan kadar hormon pada pria. Peningkatan tersebut diyakini membuat pria lebih berani, giat dan aktif secara seksual.

Namun sebaiknya anda mengurangi konsumsi makanan pedas jika menyebabkan kondisi negatif ini jika dikonsumsi berlebihan.

1. Mulut terasa terbakar

Jika cabai yang dikonsumsi sangat pedas maka akan meninggalkan sensasi seperti terbakar di mulut. Tapi tenang saja, efek tersebut hanya sementara. Cara terbaik untuk mengatasi rasa terbakar usai makan makanan pedas adalah dengan mengonsumsi susu. Hunnes menyarankan untuk meminum susu murni, bukan susu rendah lemak karena capsaicin terikat oleh molekul lemak.

2. Capsaicin mengencerkan darah

Hal ini tak menjadi masalah bagi sebagian orang, bahkan mungkin bisa memberi dampak menyehatkan. Tapi bila Anda tengah dalam pengobatan menggunakan warfarin untuk mengatasi kekentalan darah, Thorkelson mengingatkan, capsaicin bisa berdampak membuat darah menjadi terlalu encer.

3. Memperparah ambeien

Salah satu kekurangan capsaicin adalah tak dapat larut dalam sistem pencernaan. Jadi tubuh akan tetap merasakan panas ketika capsaicin diproses oleh tubuh. Berhati-hatilah makan makanan pedasbagi Anda yang memiliki keluhan ambeien.

4. Makanan Pedas Bagi Ibu Hamil

Meskipun makanan pedas tidak akan membahayakan janin yang sedang berkembang selama kehamilan, namun dapat berpengaruh terhadap anda. Sementara kebanyakan ibu hamil bisa makan makanan pedas tanpa ada masalah, akan tetapi sebagian ibu hamil lainnya apabila mengkonsumsi makanan yang pedas dapat menyebabkan rasa mulas dan juga efek dari makanan pedas tersebut dapat memicu sakit maag dan juga radang saluran cerna, yang dimana kondisi hamil saja sudah cukup membuat keluhan mual akibat lambung dan usus yang terdorong karena pembsesaran janin. Selain itu juga ketika kondisi diare dan sakit maag  makan akan ada beberapa obat untuk mengatasi keluhan tersebut yang dapat berbahaya bagi janin, jadi bukankah sebaiknya menghindari terjadi diare dan sakit maag agar tidak perlu mengkonsumsi obat tersebut. Untuk itu sebaiknya Anda membatasi jumlah makanan pedas yang dikonsumsi Anda.

Sumber:

Comments

Popular posts from this blog

Penasaran Sama Basreng Lezat yang Renyah dan Gurih

4 Soto Paling Enak di Blitar Yang Wajib Kamu Cicipi